Minggu, 29 Agustus 2010

TABARRUK Mengambil berkah dari bekas atau tubuh shalihin


TABARRUK Mengambil Berkah dari Bekas atau Tubuh Shalihin


Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhammad saw, peninggalan-peninggalannya saw, dan para pewarisnya yakni para ulama, para kyai dan para wali dan shalihin. Karena hakekat yang belum mereka pahami, mereka berani menilai kafir (sesat) atau musyrik terhadap mereka yang bertabarruk pada Nabi saw atau ulama.

TABARRUK Mengambil Berkah dari Bekas atau Tubuh Shalihin Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhamm...

Shalat Arba’in di Masjid Nabawi


Shalat Arba’in di Masjid Nabawi

Sebagian jama’ah haji ada yang menggunakan kesempatan berziarah ke Madinah untuk melaksanakan shalat empat puluh kali secara berturut-turut di masjid Nabawi. Amaliah ini lebih kita kenal dengan istilah Shalat Arba’in. Bagaimanakah Shalat Arba’in itu? Adakah tuntunan Nabi SAW yang mengajarkannya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kalau melihat hadlts Nabi SAW, yang menjelaskan keutamaan tiga masjid yang mempunyai sejarah besar dalam Islam, yakni masjidil Haram, masjib Nabawi serta masjidil Aqsha.

Shalat Arba’in di Masjid Nabawi Sebagian jama’ah haji ada yang menggunakan kesempatan berziarah ke Madinah untuk melaksanakan shalat e...

Pahala, musibah, penyakit, kegundahan hati sebagai penghapus dosa


Pahala, Musibah, Penyakit, Kegundahan Hati Sebagai Penghapus Dosa


Allah swt juga berfirman : Sungguh amal pahala itu menghapus dosa dosa (QS Hud 114)maka musibah atas dosa di dunia, atau di alam barzakh, atau di akhirat, adalah bagi mereka yg belum bertobat atas dosanya pada Allah. 

ketahuilah tiada yg lebih mncintai kita melebihi Allah swt, hanya Dialah swt yg mengasuh kita dengan sabar mulai kita di alam rahim, lalu lahir dan mewakilkan kasih sayang Nya kepada ibunda kita, Dia swt terus mengasuh kita, jika dosa bertumpuk maka Dia swt menaruhkan penyucinya yaitu musibah, penyakit, gundah, dll yg kesemuanya itu penghapus dosa sebagaimana belasan hadits shahih riwayat Imam Bukhari dalam shahih nya dan Imam Muslim dalam shahihnya, bahwa semua musibah bahkan kegundahan hatipun merupakan penghapusan dosa.Lihatlah bagaimana Allah swt membayar semua kesedihan kita dengan penghapusan dosa, Dia tak menyisakan sesuatu yg tidak kita sukaipun kecuali diberi Nya ganti yg termahal, yaitu menghapus dosa, agar hamba Nya bisa menikmati sorga Nya yg abadi kelak.lalu Dia Allah swt melihat kita yg lemah dan malas malasan beribadah, maka Dia swt memanjakan kita dengan mengganjar setiap pahala menjadi 10 X lipatnya, dan setiap dosa hanya ditulis 1 dosa.

Pahala, Musibah, Penyakit, Kegundahan Hati Sebagai Penghapus Dosa Allah swt juga berfirman : Sungguh amal pahala itu menghapus dosa ...

Kurban Berupa Uang


Kurban Berupa Uang


Mendermakan uang itu lebih simpel dibanding mendermakan benda lain. Sehingga terkadang ada di antara kita melaksanakan kurban dengan membagikan uang seharga hewan kurban. Praktek seperti ini tidak sah sebagai kurban karena kurban adalah suatu bentuk ibadah yang dikhususkan dengan penyembelihan binatang ternak sebagaimana ditegaskan di dalam QS. Al-Hajj: 34

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang telah dirizkikan oleh Allah kepada mereka …… ” (Al-Hajj: 34)

Walaupun tidak sah sebagai kurban, tetapi tidaklah sia-sia dan tidaklah termasuk bid’ah meskipun secara implisit Rasulullah SAW tidak pernah melaksanakan, melegitimasi, dan mengakuinya.

Kurban Berupa Uang Mendermakan uang itu lebih simpel dibanding mendermakan benda lain. Sehingga terkadang ada di antara kita melaksa...

Adab Menuliskan Nama Nabi SAW



Adab Menuliskan Nama Nabi SAW (Tanya jawab dengan Habib Lutfi bin Yahya)


Asslamualaikum Wr. Wb.

Habib Luthfi yang saya muliakan, saya sering membaca tulisan, baik di koran, di majalah, maupun di buku, tentang Nabi Muhammad Saw, yang namanya ditulis tidak lengkap, kadang malah disebut Muhammad saja. Begitu juga dengan penyebutan sahabat nabi Saw, seperti Sayyidina Abu Bakar Ra, Sayyidina Umar Ra, Sayyidina Ustman Ra, dan Sayyidina Ali Ra. Mereka hanya menuliskan Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali.

Saya merasa tulisan itu kurang menghormati dan termasuk su’ul adan (adab yang  buruk).

Waalaikumsalam Wr.Wb.

Abdul Haq
Bogor

Adab Menuliskan Nama Nabi SAW (Tanya jawab dengan Habib Lutfi bin Yahya) Asslamualaikum Wr. Wb. Habib Luthfi yang saya muliakan,...

Alasan mencintai Habaib


Alasan Mencintai Habaib

Artikel ini diambil dari website teman saya, Habib Rifqi Al Hamid
Ajdaduna wa Ashlafuna Shalihien

Kata Habib secara bahasa merupakan wazan fa’il dengan makna muhibbun artinya orang yang mencintai, dan bisa juga mahbubun yang berarti orang yang dicintai. Di Indonesia, kata Habib ini digunakan untuk panggilan kepada itroturrasul saw atau anak cucu keturunan Rasulullah saw. Tersebut dalam Kitab Syarah ‘Uqudullujjain fi bayani huquqizzaujain, karya Syeikh Annawawiy AlBantani, sebagai berikut :

Alasan Mencintai Habaib Artikel ini diambil dari website teman saya, Habib Rifqi Al Hamid Ajdaduna wa Ashlafuna Shalihien Kata H...

BID’AH - Nabi Muhammad saw Memperbolehkan Berbuat Bid’ah Hasanah


Nabi saw memperbolehkan kita melakukan Bid’ah hasanah selama hal itu baik dan tidak menentang syariah, sebagaimana sabda beliau saw : “Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yang buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya” (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula diriwayatkan pada Shahih Ibn Khuzaimah, Sunan Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban dan banyak lagi). Hadits ini menjelaskan makna Bid’ah hasanah dan Bid’ah dhalalah.

Nabi saw memperbolehkan kita melakukan Bid’ah hasanah selama hal itu baik dan tidak menentang syariah, sebagaimana sabda beliau saw : “Bar...

Berhari Raya Seperti Rasulullah saw


Berhari Raya Seperti Rasulullah


Makna ied:

Kata  Ied  diambil dari kata  Al ‘aud  yang artinya kembali karena ia kembali berulang dan datang dengan kegembiraan.

Adab-adab dalam ied :

Berhias dan berpakaian yang baru dihari raya:

Diriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad dari ayahnya dari kakeknya radhiallahu anhuma berkata : ( Bahwa Rasulullah shallawahu ‘alaihi wasallam memakai pakaian burdah dari Yaman yang berhias di setiap hari raya.) HR Imam Syafi’ie

Berhari Raya Seperti Rasulullah Makna ied: Kata  Ied  diambil dari kata  Al ‘aud  yang artinya kembali karena ia kembali berulan...

Biodata Ringkas Rasulullah Sayyidina Muhammad saw



Biodata Ringkas Rasulullah Sayyidina Muhammad saw


Nama: Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul Muttalib bin Hashim
Tanggal lahir: Subuh Isnin, 12 Rabiulawal / 20 April 571M (dikenali sebagai tahun gajah; peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Ka’abah)
Tempat lahir: Di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah
Nama bapak: ‘Abdullah bin ‘Abdul Muttalib bin Hashim
Nama ibu: Aminah binti Wahab bin ‘Abdul Manaf
Pengasuh pertama: Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapa Rasulullah SAW)
Ibu susu pertama: Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab)
Ibu susu kedua: Halimah binti Abu Zuaib As-Sa’diah (lebih dikenali Halimah As-Sa’diah. Suaminya bernama Abu Kabsyah)

Biodata Ringkas Rasulullah Sayyidina Muhammad saw Nama: Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul Muttalib bin Hashim Tanggal lahir: Subuh...

Hadist Dhoif

Hadist Dhoif

Hadits Dhoif adalah hadits yang lemah hukum sanad periwayatnya atau pada hukum matannya, mengenai beramal dengan hadits dhaif merupakan hal yang diperbolehkan oleh para Ulama Muhadditsin,

Hadits dhoif tak dapat dijadikan Hujjah atau dalil dalam suatu hukum, namun tak sepantasnya kita menafikan (meniadakan) hadits dhoif, karena hadits dhoif banyak pembagiannya,

Hadist Dhoif Hadits Dhoif adalah hadits yang lemah hukum sanad periwayatnya atau pada hukum matannya, mengenai beramal dengan hadits dha...

Hukum / Dalil Shalawatan dengan Rebana / Terbangan / Hadrah

Hukum / Dalil Shalawatan dengan Rebana / Terbangan / Hadrah

mengenai shalawat yg dibarengi rebana merupakan sunnah Rasul saw, hanya ustad ustad yg tak mengerti hukum syariah yg melarangnya, mereka tertipu dg kebodohannya sendiri.

sebagaimana Ijma’ seluruh Ulama Ahlussunnah waljamaah pengertian sunnah adalah apa apa yg dikerjakan oleh Rasul saw, dan apa apa yg diperintahkan oleh Rasul saw, dan apa apa yg dilihat oleh Rasul saw dan beliau saw tak melarangnya.

Hukum / Dalil Shalawatan dengan Rebana / Terbangan / Hadrah mengenai shalawat yg dibarengi rebana merupakan sunnah Rasul saw, hanya usta...

Haqiqat Nur Muhammad oleh Habib Munzir Al Musawwa

Haqiqat Nur Muhammad oleh Habib Munzir Al Musawwa

Mengenai Nur Muhammad saw adalah makhluk pertama haditsnya telah dikeluarkan oleh Imam Abdurrazaaq dari Jabir ra dg sanad Shahih, rujuk Kitab Anwarulmuhammadiyyah hal.13, diperkuat oleh Hadits Riwayat Ibn Abbas ra, (Kitab Assyifa oleh Imam Qadhiy ?Iyadh hal 83).

mengenai Allah swt memulai penciptaan seluruh makhluq dari Nur Muhammad saw : hadis Qudsiy riwayat ibn abbas: Kalau bukan karena Muhammad tak kuciptakan Adam, tak pula Surga dan tak pula…. hingga akhir hadits.

Riwayat Imam Hakim dan hadits inipun diakui dan disahkan oleh Imam Assubki dalam kitabnya Syifaus siqom, dan Imam Bulqaini pada Fatwanya.

dan juga hadis riwayat ibn Abbas dengan makna serupa rwyt Imam Addailami fi musnadihi.

Haqiqat Nur Muhammad oleh Habib Munzir Al Musawwa Mengenai Nur Muhammad saw adalah makhluk pertama haditsnya telah dikeluarkan oleh Imam...

Keajaiban Dunia Ketika Kelahiran Rasulullah Sayyidina Muhammad


Keajaiban Dunia Ketika Kelahiran Rasulullah Sayyidina Muhammad


Kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. pada 12 Rabiulawal, Tahun Gajah di Mekah al-Mukarramah sebagai pembuka rahmat di pelosok alam semesta.

Kelahiran baginda menjadi seribu satu tanda bahwa baginda akan menjadi utusan terakhir dalam menyampaikan risalah Islam. Ia merupakan peristiwa utama dalam sejarah Islam.

Keajaiban Dunia Ketika Kelahiran Rasulullah Sayyidina Muhammad Kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. pada 12 Rabiulawal, Tahun Gajah di Mek...

Kemulian dan Keistimewaan Nabi Muhammad


Kemulian dan Keistimewaan Nabi Muhammad oleh Al-Allamah As-Sayyid Muhammad bin Alwiy Al-Maliki Al-Hasani


Di dalam Kitab “Muhammad s. a. w. Insanul Kamil”, karangan Al-Allamah As-Sayyid Muhammad bin Alwiy Al-Maliki Al-Hasani, ada menyatakan beberapa perkara mengenai kemulian dan keistimewaan Nabi Muhammad yang diutuskan sebagai rasul yang terakhir yang sentiasa menyeru manusia ke arah kebahagian dunia dan akhirat, iantaranya ialah:

1. Muhammad Rasulullah s. a. w. adalah manusia pertama yang diciptakan Allah swt iaitu ketika Nabi Adam a.s masih dalam keadaan antara roh dan jasadnya ( dari hadith riwayat Tirmizi).

Kemulian dan Keistimewaan Nabi Muhammad oleh Al-Allamah As-Sayyid Muhammad bin Alwiy Al-Maliki Al-Hasani Di dalam Kitab “Muhammad...

PENTINGNYA BERMADZHAB DALAM NAHDLATUL ULAMA’



PENTINGNYA BERMADZHAB DALAM NAHDLATUL ULAMA’

Secara bahasa arti madzhab adalah tempat untuk pergi. Berasal dari kata dzahaba - yadzhabu - dzihaaban . Madzhab adalah isim makan dan isim zaman dari akar kata tersebut.

Sedangkan secara istilah, madzhab adalah sebuah metodologi ilmiyah dalam mengambil kesimpulan hukum dari kitabullah (Al-Quran) dan Sunnah Nabawiyah. Madzhab yang kita maksudnya di sini adalah madzhab fiqih.

PENTINGNYA BERMADZHAB DALAM NAHDLATUL ULAMA’ Secara bahasa arti madzhab adalah tempat untuk pergi. Berasal dari kata dzahaba - yadzh...

Hukum Doa Bersama Non-Muslim

Hukum Doa Bersama Non-Muslim

mengenai doa bersama mereka yg beragama lain kembali kepada Niat kita, karena doa adalah hubungan hati kita dengan Allah, terputus dari orang di sekitar kita, walau disebelah kita mereka yg beragama lain, atau bahkan mereka tidak sedang berdoa, sedang bermaksiat misalnya, maka boleh boleh saja dalam perkumpulan dg mereka kita berdoa kepada Allah swt, apalagi yg memimpinnya adalah orang muslim.

Hukum Doa Bersama Non-Muslim mengenai doa bersama mereka yg beragama lain kembali kepada Niat kita, karena doa adalah hubungan hati kita...

Dasar Hukum Qunut Nazilah waktu Shubuh dan sesudah setengah pertama ramadhan


Dasar Hukum Qunut Nazilah waktu Shubuh dan sesudah setengah pertama ramadhan


Qunut bukan hal yang wajib, Qunut hukumnya sunnah, Qunut pada shalat witir diriwayatkan dengan hadits shahih pada Shahih Imam Ibn Khuzaimah hadits no.1095, Sunan Imam Addaarimiy hadits No.1593, Sunan Imam Baihaqy Alkubra hadits No.4402, Sunan Imam Abu Dawud hadits No.1425, dan diriwayatkan pula bahwa membaca qunut witir adalah sesudah setengah pertama ramadhan, yaitu pada setengah kedua (mulai malam 15 ramadhan demikian dalam madzhab syafii) (Al Mughniy Juz 1 hal 448)

tak ada madzhab manapun yang mengharamkan Qunut di subuh, di witir, bahkan hal ini merupakan sunnah dengan hujjah yang jelas, maka bila muncul pendapat yang mengharamkan Qunut maka jelas bukanlah muncul dari ucapan ulama ahlussunnah waljamaah. Sumber Habib Munzir Al Musawwa

Dasar Hukum Qunut Nazilah waktu Shubuh dan sesudah setengah pertama ramadhan Qunut bukan hal yang wajib, Qunut hukumnya sunnah, Qunu...

Haqiqat Nur Muhammad oleh Habib Munzir AlMusawwa


Haqiqat Nur Muhammad oleh Habib Munzir AlMusawwa


Mengenai Nur Muhammad saw adalah makhluk pertama haditsnya telah dikeluarkan oleh Imam Abdurrazaaq dari Jabir ra dg sanad Shahih, rujuk Kitab Anwarulmuhammadiyyah hal.13, diperkuat oleh Hadits Riwayat Ibn Abbas ra, (Kitab Assyifa oleh Imam Qadhiy 'Iyadh hal 83).

mengenai Allah swt memulai penciptaan seluruh makhluq dari Nur Muhammad saw : hadis Qudsiy riwayat ibn abbas: Kalau bukan karena Muhammad tak kuciptakan Adam, tak pula Surga dan tak pula…. hingga akhir hadits.

rwyt Imam Hakim dan hadits inipun diakui dan disahkan oleh Imam Assubki dalam kitabnya Syifaus siqom, dan Imam Bulqaini pada Fatwanya.

dan juga hadis riwayat ibn Abbas dengan makna serupa rwyt Imam Addailami fi musnadihi.

Mengenai bahwa Allah menciptakan segala sesuatu untuk/sebagai hadiah bagi Muhammad saw dapat dilihat pd Musnad Imam Hakim dg sanad shahih

namun tak lepas dari Ikhtilaf dan sanggahan, maka semua permasalahan ini merupakan Ikhtilaf yg tak perlu dipermasalahkan, bagi yg mempercayainya maka berpegang pd dalilnya, dan bagi yg tak mempercayainya pun sebaiknya berpegang pd dalilnya.

Sumber Habib Munzir AlMusawwa

Haqiqat Nur Muhammad oleh Habib Munzir AlMusawwa Mengenai Nur Muhammad saw adalah makhluk pertama haditsnya telah dikeluarkan oleh I...

TAHLILAN

TAHLILAN


Pada hakikatnya majelis tahlil atau tahlilan adalah hanya nama atau sebutan untuk sebuah acara di dalam berdzikir dan berdoa atau bermunajat bersama. Yaitu berkumpulnya sejumlah orang untuk berdoa atau bermunajat kepada Allah SWT dengan cara membaca kalimat-kalimat thayyibah seperti tahmid, takbir, tahlil, tasbih, Asma’ul husna, shalawat dan lain-lain.

Maka sangat jelas bahwa majelis tahlil sama dengan majelis dzikir, hanya istilah atau namanya saja yang berbeda namun hakikatnya sama. (Tahlil artinya adalah lafadh Laa ilaaha illallah) Lalu bagaimana hukumnya mengadakan acara tahlilan atau dzikir dan berdoa bersama yang berkaitan dengan acara kematian untuk mendoakan dan memberikan hadiah pahala kepada orang yang telah meninggal dunia ? Dan apakah hal itu bermanfaat atau tersampaikan bagi si mayyit ?

TAHLILAN Pada hakikatnya majelis tahlil atau tahlilan adalah hanya nama atau sebutan untuk sebuah acara di dalam berdzikir dan berdoa ...

SUNNAHNYA BERSALAMAN

SUNNAHNYA BERSALAMAN


Bab Tentang Sunnahnya Berjabat tangan, Bermuka manis, Mencium tangan para shalihin, Mencium anaknya karena rasa sayang, Merangkul orang yang baru datang dari bepergian….

1. Dari Abul Khattab Qatadah berkata: “Saya bertanya kepada Anas ra : “Apakah para sahabat Rasulullah saw itu biasa berjabatan tangan?” Ia menjawab “ “Ya”. (HR Bukhari)

2. Dari Anas ra berkata : Ketika orang-orang dari negeri Yaman datang, Rasulullah saw bersabda: “Orang-orang dari Yaman telah datang, dan mereka itulah orang yang pertama kali datang dengan berjabatan tangan”. (HR Abu Daud)

SUNNAHNYA BERSALAMAN Bab Tentang Sunnahnya Berjabat tangan, Bermuka manis, Mencium tangan para shalihin, Mencium anaknya karena rasa s...

Shalat di Raudhah Nabi Muhammad SAW

Shalat di Raudhah Nabi Muhammad SAW


Di kota Madinah, ada banyak tempat yang memiliki fadhilah (keutamaan) apabila seseorang melakukan ibadah di tempat itu. Di antara tempat-tempat tersebut adalah Raudhah Nabi SAW. Oleh karena itu tidak mengherankan jika ada ribuan, bahkan jutaan orang berusaha untuk melakukan ibadah di sana.

Sebenarnya, apakah Raudhah itu? Keistimewaan apa saja yang dimilikinya, sehingga orang-orang berbondong-bondong untuk mendatangi dan beribadah di tempat itu?

Shalat di Raudhah Nabi Muhammad SAW Di kota Madinah, ada banyak tempat yang memiliki fadhilah (keutamaan) apabila seseorang melakukan ...

Mencium Tangan Ulama dan Guru


Mencium Tangan Ulama dan Guru

Mencium tangan para ulama merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan agama. Karena perbuatan itu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada mereka. Dalam sebuah hadits dijelaskan:

Dari Zari ketika beliau menjadi salah satu delegasi suku Abdil Qais, beliau berkata, Ketika sampai di Madinah kami bersegera turun dari kendaraan kita, lalu kami mengecup tangan dan kaki Nabi SAW. (HR Abu Dawud)

Atas dasar hadits ini, para ulama mensunnahkan mencium tangan guru, ulama, orang shalih serta orang-orang yang kita hormati. Kata Imam Nawawi dalam salah satu kitab karangannya menjelaskan bahwa mencium tangan orang shalih dan ulama yang utama itu disunnahkan. Sedangkan mencium tangan selain orang-orang itu hukumnya makruh. (Fatawi al-Imam an-Nawawi, Hal 79).

Dr. Ahmad as-Syarbashi dalam ktab Yas’alunakan fid Din wal Hayah memberikan kesimpulan akhir, bahwa apabila mengecup tangan itu dimaksudkan dengabn tujuan yang baik, maka (perbuatan itu) menjadi baik.

Inilah hukum asal dalam masalah ini. Namun jika perbuatan itu digunakan untuk kepentingan dan tujuan yang jelek, maka termasuk perbuatan yang terhina. Sebagimana perbuatan baik yang diselewengkan untuk kepentingan yang tidak dibenarkan. (Yas’alunakan fid Din wal Hayah, juz II, hal 642).

KH Muhyiddin Abdushomad
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Ketua PCNU Jember

Mencium Tangan Ulama dan Guru Mencium tangan para ulama merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan agama. Karena perbuatan itu merupak...

Kurban Berupa Uang

Kurban Berupa Uang


Mendermakan uang itu lebih simpel dibanding mendermakan benda lain. Sehingga terkadang ada di antara kita melaksanakan kurban dengan membagikan uang seharga hewan kurban. Praktek seperti ini tidak sah sebagai kurban karena kurban adalah suatu bentuk ibadah yang dikhususkan dengan penyembelihan binatang ternak sebagaimana ditegaskan di dalam QS. Al-Hajj: 34

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang telah dirizkikan oleh Allah kepada mereka …… ” (Al-Hajj: 34)

Kurban Berupa Uang Mendermakan uang itu lebih simpel dibanding mendermakan benda lain. Sehingga terkadang ada di antara kita melaksana...

Ketentuan dalam Mengadla Shalat

Ketentuan dalam Mengadla Shalat


Para mukallaf atau orang-orang dibebani kewajiban-kewajiban agama harus mengganti atau qadla shalat yang ditinggalkan dan dianjurkan dilaksanakan dengan segera.

Para ulama memberikan penjelasan bahwa bila ia tidak melaksanakan shalatnya dengan segera tanpa adanya udzur, maka ia wajib melaksanakan dengan segera. Bahkan ia diharamkan melakukan kesunahan. Bila ia tidak melaksanakan shalat karena ada udzur maka mengadla dengan segera hukumnya sunnah saja.

Ketentuan dalam Mengadla Shalat Para mukallaf atau orang-orang dibebani kewajiban-kewajiban agama harus mengganti atau qadla shalat ya...

Dzikir Berjamaah dengan Suara Keras

Dzikir Berjamaah dengan Suara Keras

Berkumpul di suatu tempat untuk berdzikir bersama hukumnya adalah sunnah dan merupakan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hadits-hadits yang menunjukkan kesunnahan perkara ini banyak sekali, diantaranya.

Tidaklah suatu kaum berkumpul untuk berdzikir dan tidak mengharap kecuali ridla Allah kecuali malaikat akan menyeru dari langit: Berdirilah kalian dalam keadaan terampuni dosa-dosa kalian. (HR Ath-Thabrani)

Dzikir Berjamaah dengan Suara Keras Berkumpul di suatu tempat untuk berdzikir bersama hukumnya adalah sunnah dan merupakan cara mendekat...

Bersegera Mengganti (Qadha) Puasa Ramadhan yang Ditinggalkan

Bersegera Mengganti (Qadha) Puasa Ramadhan yang Ditinggalkan


Qadha’ atau mengganti puasa Ramadhan, wajib dilaksanakan sebanyak hari yang telah ditinggalkan, sebagaimana termaktub dalam Al-Baqarah ayat 184:


(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Bersegera Mengganti (Qadha) Puasa Ramadhan yang Ditinggalkan Qadha’ atau mengganti puasa Ramadhan, wajib dilaksanakan sebanyak hari ya...

Hukum Ucapan Selamat Natal oleh Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa

Hukum Ucapan Selamat Natal oleh Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa

masalah ini adalah masalah sikon dan kekuatan iman, seseorang jika mengucapkan selamat hari natal pada nasrani tidak berarti ia murtad dan kufur, kecuali jika didasari pengakuan atas trinitas dan atau agama mereka,namun kebiasaan ini baiknya ditinggalkan oleh muslimin dan bukan dilestarikan.

Hukum Ucapan Selamat Natal oleh Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa masalah ini adalah masalah sikon dan kekuatan iman, seseorang jika meng...

Larangan Membuka Aib Sendiri

Larangan Membuka Aib Sendiri

Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bersabda:

Semua umatku akan ditutupi segala kesalahannya kecuali orang-orang yang berbuat maksiat dengan terang-terangan. Masuk dalam kategori berbuat maksiat terang-terangan adalah bila seorang berbuat dosa di malam hari kemudian Allah telah menutupi dosanya,

Larangan Membuka Aib Sendiri Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alai...

Dalil / Hukum Pandangan Islam Tentang Tato dan Menghilangkannya

Dalil / Hukum Pandangan Islam Tentang Tato dan Menghilangkannya


Mengenai Tato ini, merupakan dosa besar karena Tasyabbuhan bilkuffar (meniru niru adat orang non muslim tanpa manfaat tertentu). dan pula Tato menghalangi kita dari air wudhu atau air Mandi besar, maka tidak sah lah wudhu kita dan mandi junub kita.
maka tak sah pula shalat kita dan seluruh ibadah kita.

Dalil / Hukum Pandangan Islam Tentang Tato dan Menghilangkannya Mengenai Tato ini, merupakan dosa besar karena Tasyabbuhan bilkuffar (...

Hukum zakat profesi yang tidak diakui dalam Jumhur Ahlussunnah waljamaah

Hukum zakat profesi yang tidak diakui dalam Jumhur Ahlussunnah waljamaah oleh Habib Munzir Al Musawwa


Zakat profesi tidak diakui dalam Jumhur Ahlussunnah waljamaah, yg ada adalah zakat harta jika disimpan tanpa dipakai apa apa, ada pendapat di mazhab hanafi untuk boleh dilakukan setiap bulan, namun Jumhur (pendapat terbanyak dan terkuat) seluruh mazhab berpendapat bahwa zakat harta adalah setahun sekali jika melebihi nishab dan haul.

Nishab : Batas jumlah / nilai yg ditentukan syariah haul : sempurna 1 tahun

jadi anda bekerja dan mendapat gaji itu tak ada zakatnya, boleh anda bersedekah saja.

Hukum zakat profesi yang tidak diakui dalam Jumhur Ahlussunnah waljamaah oleh Habib Munzir Al Musawwa Zakat profesi tidak diakui dala...

HUKUM PARFUM MINYAK WANGI YANG DICAMPUR ALKOHOL

HUKUM PARFUM MINYAK WANGI YANG DICAMPUR ALKOHOL


Alkohol itu termasuk benda yang menjadi perselisihan hukumnya di antara para ulama.

Dikatakan bahwa alkohol itu najis, sebab memabukan. Dan juga dikatakan bahwa alkohol itu tidak najis, sebab tidak memabukkan, bahwa mematikan seperti racun. Dalam Muktamar para ulama berpendapat najis hukumnya, karena alkohol itu menjadi arak. Adapun minyak wangi yang dicampuri alkohol itu, kalau campurannya hanya sekedar menjaga kebaikannya, maka dimaafkan. Begitu pun halnya obat-obatan.

HUKUM PARFUM MINYAK WANGI YANG DICAMPUR ALKOHOL Alkohol itu termasuk benda yang menjadi perselisihan hukumnya di antara para ulama. ...

Hukum Berwudhu di Kamar Mandi (Pendapat Habib Munzir Al Musawwa)

Hukum Berwudhu di Kamar Mandi (Pendapat Habib Munzir Al Musawwa)


Berwudhu didalam toilet hukumnya makruh namun sah wudhunya, asalkan tidak terdapat Najis, dan bila kita syak mengenai keberadaan Najis di tempat itu maka tempat itu tetap suci, terkecuali kita jelas jelas menemukan najis di tempat tersebut, dengan salah satu dari tiga sifat Najis, yaitu : Warna, Bau, dan Rasa.

Hukum Berwudhu di Kamar Mandi (Pendapat Habib Munzir Al Musawwa) Berwudhu didalam toilet hukumnya makruh namun sah wudhunya, asalkan t...

Dalil dalil Puasa bulan Muharram Puasa Hari Assyura tanggal 9 dan 10 Muharram

Dalil dalil Puasa bulan Muharram Puasa Hari Assyura tanggal 9 dan 10 Muharram


Dalil - dalil berikut ini adalah jawaban-jawaban dari para jamaah yang dijawab langsung oleh Habib Munzir Al Musawwa

Sabda Rasul saw : “sebaik baik puasa setelah ramadhan adalah puasa di bulan Muharram” (shahih Ibn Hibban hadits no.3636)

Sabda Rasulullah saw : “puasa hari asyura menghapus dosa setahun yg sebelumnya” Shahih Muslim hadits no.1162)

Dalil dalil Puasa bulan Muharram Puasa Hari Assyura tanggal 9 dan 10 Muharram Dalil - dalil berikut ini adalah jawaban-jawaban dari pa...

Asbabun Nuzul Hukum Membunuh Cicak

Asbabun Nuzul Hukum Membunuh Cicak


mengenai cecak ini, sudah digelari oleh Rasul saw : Fuwaisiqa, yaitu si kecil yg fasiq, maka kita memahami bahwa Rasul saw tak sembarang bicara, beliau tak suka mencaci atau meberi gelar yg buruk pada manusia dan seluruh makhluk Allah swt,

Asbabun Nuzul Hukum Membunuh Cicak mengenai cecak ini, sudah digelari oleh Rasul saw : Fuwaisiqa, yaitu si kecil yg fasiq, maka kita m...

Hukum Isbal ( Celana Cingkrang ) oleh Habib Munzir Al Musawwa

Hukum Isbal ( Celana Cingkrang ) oleh Habib Munzir Al Musawwa


Isbal (tidak membuat pakaian menjela/memanjang dibawah mata kaki) adalah sunnah Rasul saw dalam sholat dan diluar shalat,

Rasul saw bersabda : “Barangsiapa yg menyeret nyeret pakaiannya (menjela pakaiannya/jubahnya krn sombong maka Allah tidak akan melihatnya dihari kiamat (murka)” lalu berkata Abubakar shiddiq ra : Wahai Rasulullah…, pakaianku menjela.., maka berkata Rasul saw : “Sungguh kau memperbuat itu bukan karena sombong” (Shahih Bukhari Bab Manaqib).

berkata AL Hafidh Imam Ibn Hajar mengenai syarah hadits ini : “kesaksian Nabi saw menafikan makruh perbuatan itu pada ABubakar ra” (Fathul Baari bisyarh shahih Bukhari Bab Manaqib).

Hukum Isbal ( Celana Cingkrang ) oleh Habib Munzir Al Musawwa Isbal (tidak membuat pakaian menjela/memanjang dibawah mata kaki) adalah...

JAWABAN SALAM UNTUK NON MUSLIM

JAWABAN SALAM UNTUK NON MUSLIM


Bismillahirrahmanirrahiim

Jawaban Salam Kepada Non Muslim

1. Dari Anas ra berkata, Rasulullah saw bersabda : “Apabila Ahli Kitab mengucapkan salam kepada kamu sekalian maka jawablah dengan ; Wa`alaikum”. (HR Bukhari dan Muslim)

2. Dari Abu Hurairah ra bahwasannya Rasulullah saw bersabda : “janganlah kamu sekalian lebih dulu mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani. Bila kamu sekalian bertemu dengan salah seorang diantara mereka di tengah jalan, maka usahakan agar ia menuju ke tempat yang sempit (tepi jalan).” (HR Muslim)

Sumber http://www.facebook.com/note.php?note_id=153066854346&ref=nf

JAWABAN SALAM UNTUK NON MUSLIM Bismillahirrahmanirrahiim Jawaban Salam Kepada Non Muslim 1. Dari Anas ra berkata, Rasulullah s...

Jalaludin Ar Rumi

Jalaludin Ar Rumi


Lahir di Balkh, Afghanistan pada 604 H atau 30 September 1207 Rumi menyandang nama lengkap Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi. Adapun panggilan Rumi karena sebagian besar hidupnya dihabiskan di Konya (kini Turki), yang dahulu dikenal sebagai daerah Rum (Roma).

Ayahnya, Bahauddin Walad Muhammad bin Husein, adalah seorang ulama besar bermadzhab Hanafi. Dan karena kharisma dan tingginya penguasaan ilmu agamanya, ia digelari Sulthanul Ulama (raja ulama). Namun rupanya gelar itu menimbulkan rasa iri pada sebagian ulama lain. Dan merekapun melancarkan fitnah dan mengadukan Bahauddin ke penguasa. Celakanya sang penguasa terpengaruh hingga Bahauddin harus meninggalkan Balkh, termasuk keluarganya. Ketika itu Rumi baru beruisa lima tahun.

Jalaludin Ar Rumi Lahir di Balkh, Afghanistan pada 604 H atau 30 September 1207 Rumi menyandang nama lengkap Jalaluddin Muhammad bin M...

Potret Aslafunas Sholihin dan Kisah-kisahnya



Potret Aslafunas Sholihin dan Kisah-kisahnya

(Kalam Al Habib Umar bin Hafidz di kediaman Al Habib Hud bin Abdullah bin Umar Assegaf Kampung Margi-Surabaya)

Setelah memuji kepada Allah SWT dan bersholawat kepada Rasulullah SAW beliau mengatakan bahwa di dalam majlis ini kalian telah memetik buah yang telah ditanam oleh Al Habib Abu Bakar Assegaf. Dan beliau telah betul-betul baik dalam menanamnya, buah yang baik kita tinggal mengambilnya saja. Maka bagaimana kita lalai dan bermalas-malasan? Ini adalah barang yang berharga. Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan bagian kita bagian yang besar. Amin.

Potret Aslafunas Sholihin dan Kisah-kisahnya (Kalam Al Habib Umar bin Hafidz di kediaman Al Habib Hud bin Abdullah bin Umar Assegaf Ka...

Sayyid Alwi bin Salim Al Iydrus - Lautan Hikmah Sang Arif yang merakyat

Sayyid Alwi bin Salim Al Iydrus - Lautan Hikmah Sang Arif yang merakyat

Al ‘Allamah Al Wari’ Al Habib Salim bin Ahmad Al ‘Aydrus lahir di kota Malang Jawa Timur dari pasangan Habib Salim bin Ahmad dengan Hababah Fathimah. Tak heran jika kelak Hb.Alwi menjadi ulama’ besar yang syarat dengan kharisma. Disamping berkah kewara’-an kedua orang tuanya, beliau sendiri, juga karena memang ibunda beliau pernah mendapat bisyaroh (kabar gembira) di kala mengandungnya.

Sayyid Alwi bin Salim Al Iydrus - Lautan Hikmah Sang Arif yang merakyat Al ‘Allamah Al Wari’ Al Habib Salim bin Ahmad Al ‘Aydrus lahir d...

Al Imam Al Muhajir (baca : yang berhijrah)

 Al Imam Al Muhajir (baca : yang berhijrah)

Beliau adalah Saiyid Ahmad Al Muhajir bin Isa Al Naqieb bin Muhammad bin Ali Al Uraidli bin Ja’far Al Shadiq bin Muhammad Al Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al Imam Al Husain Al Sibth bin Al Imam Ali bin Abi Thalib  dan Fatima Al Zahra Putri Nabi Muhammad SAW.


  Al Imam Al Muhajir (baca : yang berhijrah) Beliau adalah Saiyid Ahmad Al Muhajir bin Isa Al Naqieb bin Muhammad bin Ali Al Uraidli bin...

Wali Songo


Wali Songo

1.Sunan Bonang

Ia anak Sunan Ampel, yang berarti juga cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Lahir diperkirakan 1465 M dari seorang perempuan bernama Nyi Ageng Manila, puteri seorang adipati di Tuban.

Sunan Bonang belajar agama dari pesantren ayahnya di Ampel Denta. Setelah cukup dewasa, ia berkelana untuk berdakwah di berbagai pelosok Pulau Jawa. Mula-mula ia berdakwah di Kediri, yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu. Di sana ia mendirikan Masjid Sangkal Daha.

Wali Songo 1.Sunan Bonang Ia anak Sunan Ampel, yang berarti juga cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibr...

Syekh Datuk Kahfi

Syekh Datuk Kahfi

Syekh Datuk Kahfi (dikenal juga dengan nama Syekh Idhofi atau Syekh Nurul Jati) adalah tokoh penyebar Islam di wilayah yang sekarang dikenal dengan Cirebon dan leluhur dari raja-raja Sumedang.

Beliau pertama kali menyebarkan ajaran Islam di daerah Amparan Jati. Syekh Datuk Kahfi merupakan buyut dari Pangeran Santri (Ki Gedeng Sumedang), penguasa di Kerajaan Sumedang Larang, Jawa Barat, dan putera dari Syekh Datuk Ahmad. Beliau juga merupakan keturunan dari Amir Abdullah Khan.

Syekh Datuk Kahfi Syekh Datuk Kahfi (dikenal juga dengan nama Syekh Idhofi atau Syekh Nurul Jati) adalah tokoh penyebar Islam di wilayah...

Ibnu Atha’illah

Ibnu Atha’illah


Pengarang kitab al-Hikam yang cukup populer di negeri kita ini adalah Tajuddin, Abu al-Fadl, Ahmad bin Muhammad bin Abd al-Karim bin Atho’ al-Sakandari al-Judzami al-Maliki al-Syadzili. Ia berasal dari bangsa Arab. Nenek moyangnya berasal dari Judzam yaitu salah satu Kabilah Kahlan yang berujung pada Bani Ya’rib bin Qohton, bangsa Arab yang terkenal dengan Arab al-Aa’ribah. Kota Iskandariah merupakan kota kelahiran sufi besar ini. Suatu tempat di mana keluarganya tinggal dan kakeknya mengajar. Kendatipun namanya hingga kini demikian harum, namun kapan sufi agung ini dilahirkan tidak ada catatan yang tegas.

Ibnu Atha’illah Pengarang kitab al-Hikam yang cukup populer di negeri kita ini adalah Tajuddin, Abu al-Fadl, Ahmad bin Muhammad bin Ab...