Tipe-tipe Media Transmisi (Guided Transmission Media dan Unguided Transmission Media) - Al-Muhibbin Indonesia

Al-Muhibbin Indonesia

Berbagi ilmu melalui catatan kuliah, catatan kerja dan Kajian Islam Ahlussunah Waljamaah.

Breaking

Selasa, 22 Mei 2012

Tipe-tipe Media Transmisi (Guided Transmission Media dan Unguided Transmission Media)


1. Guided Transmission Media
Kabel tembaga
Open Wires
Coaxial
Twisted Pair
Kabel serat optik


2. Unguided Transmission Media
infra merah
gelombang radio
microwave: terrestrial maupun satellite




Kabel Tembaga
- Paling lama dan sudah biasa digunakan 
- Kelemahan: redaman tinggi dan sensitif terhadap interferensi
- Redaman pada suatu kabel tembaga akan meningkat bila frekuensi dinaikkan
- Kecepatan rambat sinyal di dalam kabel tembaga mendekati 200.000 km/detik
- Tiga jenis kabel tembaga yang biasa digunakan: Open wire, Coaxial, Twisted Pair


Open Wire
- Sudah jarang digunakan


Kelemahan:
- Terpengaruh kondisi cuaca dan lingkungan
- Kapasitas terbatas (hanya sekitar 12 kanal voice)

Twisted and Untwisted Pair





Serat Optik
Berdasarkan mode gelombang cahaya yang berpropagasi pada serat optik
- Multimode Fibre
- Singlemode Fibre




Berdasarkan perubahan indeks bias bahan
- Step index fibre
- Gradded index fibre





Mengapa cahaya bisa bergerak sepanjang serat optik?
Karena ada proses yang disebut Total Internal Reflection (TIR)
TIR dimungkinkan dengan membedakan indeks bias (n) antara core dan clading
Dalam hal ini ncore > ncladding
Memanfaatkan hukum Snellius


Media                              Bandwidth         Range
Voice quality twisted pair   0 to 1 MHz         5 km
Coax cable (broadband) 1k - 1GHz 1-100 km
Category 5 twisted pair       1k - 100 MHz 0.1-2 km
Fiber optic cable                180-370 THz 1-100 km


Unguided Transmission Media


Microwave
- Range frekuensi: 1 - 40 GHz
- Transmisi dilakukan secara line of sight (LOS)
- Tidak dapat menembus dinding (solid objects;  contoh: bangunan)
- Digunakan untuk komunikasi terrestrial (earth-to-earth) dan satelit
- Di atas 8 GHz, diserap oleh partikel air 
- Jadi hujan dapat menggagalkan transmisi




Satellite Microwave
- Range frekuensi optimal yang digunakan adalah:1 - 10 GHz 
- Dibawah 1 GHz akan terpengaruh dari alam dan man-made sources
- Di atas 10 GHz akan teredam atmosfir




Satellite Systems
- Sistem orbit Low dan medium memiliki delay yang lebih rendah
- Menawarkan kecepatan 2Mbps 


Terrestrial Wireless
- Digunakan untuk keperluan telekomunikasi komersial, telepon seluler, serta LAN jarak pendek dan menengah
- Contoh: wireless LAN IEEE 802.11 yang bekerja pada band 2.4



1 komentar: