Rabu, 25 Juli 2012

Mengenal Sistem Tunggu (Delay System)


 

Gambar 4.1 : model sistem tunggu

  
Pada sistem tunggu, panggilan yang datang pada saat semua sibuk, panggilan tersebut menunggu sampai ada saluran/peralatan yang bebas baru disambungkan. Panggilan yang menunggu dikatakan dalam bentuk antrian (queue). Waktu antara panggilan datang ke antrian sampai panggilan menemukan saluran bebas dikatakan waktu tunggu.


Rumus Tunggu Erlang (Formula Erlang C)

ASUMSI :

1.      Pure chance traffic
2.      Statistical equilibrium
3.      Full availability
4.      Panggilan yang datang masuk dalam antrian dan disimpan sampai ada server yang bebas
5.      Disiplin operasi
q  rate kedatangan = λ
q  pola waktu pendudukan eksponensial negatif dengan h = 1/µ
q  ada sejumlah N server
q  FIFO (first in first out ), panggilan yang menunggu dilayani menurut datangnya panggilan.

Simbol Untuk Sistem Tunggu (D.G. KENDALL)

Untuk sistem tunggu secara umum dituliskan A/B/C
Dengan :
A = pola datangnya panggilan
B = pola waktu pendudukan
C = jumlah server

Diagram Transisi Kondisi

1.1  Rumus J.D LITTLE

J.D LITTLE menyatakan :
Jumlah rata-rata pelanggan dalam suatu sistem antrian sama dengan rate rata-rata datangnya panggilan pada sistem tersebut kali waktu rata-rata pelanggan dalam sistem tersebut.


Gambar 4.3 : waktu pendudukan

 Dalam waktu 0 s/d t1






Irfan Irawan
Irfan Irawan

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.