Perjalanan Menjelajah Medan (Pulau Samosir, Air Terjun Dwi Warna, Sibolangit) : We arrived and explored Medan - Al-Muhibbin Indonesia

Al-Muhibbin Indonesia

Berbagi ilmu melalui catatan kuliah, catatan kerja dan Kajian Islam Ahlussunah Waljamaah.

Breaking

Senin, 10 September 2012

Perjalanan Menjelajah Medan (Pulau Samosir, Air Terjun Dwi Warna, Sibolangit) : We arrived and explored Medan

Tepatnya tanggal 5 September kita bertujuh dari Jakarta menuju bandara internasional Husein Sastranegara, Sekitar sore pukul 17:00 kami tiba di lokasi. Tentunya tujuan kami adalah explorasi objek wisata dan silaturahim dengan keluarga Tety di Tebing Tinggi. Kami naik AirAsia keberangkatan pukul 20:15 dari Bandara Husein ke Polonia Medan. Alhamdulillah selamat sampai tujuan sampai di bandara polonia pukull 22:00 wib, kemudian kami dijemput oleh orang tua tety, mampir sejenak untuk cicip masakan khas Medan (Sate kacang) dan tentunya jus terong belanda. Setelah itu kami lanjut ke rumah tety, di Tebing tinggi untuk istirahat. 




Esok hari sehabis subuh kami siap2 untuk explore pulau Samosir,  perjalanan lumayan jauh mulai go dari tebing tinggi pukul 7 pagi, diagendakan sampai di Pelabuhan Ferry Ajibata pukul 11 siang, namun ngaret gara2 hunting pancing dan makanan lemang khas medan. Kami sampai di Ajibata pukul 11:40, telat 10 menit dari jadwal penyebrangan pukul 11:30, alhasil kita menunggu pemberangkatan pukul 14:30. Jeda waktu kita manfaatkan untuk makan  makanan bekal dari ibue Tety, sholat dhuhur di sekitaran pelabuhan, subhanallah merasakan sholat di kampung minoritas islam memang berkesan. 




Bersyukurlah kita hidup di tengah2 mayoritas islam, tiap berapa meter mudah menemui surau, ataupun masjid. Setelahnya kita berangkat menuju ke pelabuhan di sebrang danau Toba, menuju kepulauan samosir, sejauh pemandangan dimajakan hijaunya kebun sawit, dan megahnya hamparan danau Toba yang merupakan danau terbesar se asia tenggara. Sampai di penginapan Carolina Hotel, Tuktuk Siadong, Samosir Island sekitar menjelang pukul 5 sore. Kami lanjutkan untuk explore sekitaran pulau samosir, objek wisata museum  Huta bolon Simanindo untuk foto2 dan ekspresi ria sepanjang objek wisata. pulang menjelang magrib ke hotel, kami inisiatif untuk istirahat, ada juga yang bermain air sekitar bibir pulau menggunakan kano kecil yang sengaja disiapkan pihak hotel. Saat itu kondisi saya lumayan capek dan memilih untuk melihat di sekitaran pulau sambil istirahat tanpa main air. Selapas sholat magrib dan isya kami lanjutkan hangout sekitaran hotel, memandang lukisan alam, dan eksotis nya pulau samosir, sambil ngobrol dengan temen2. Agak malam lapar juga, saya inisiatif dengan bang aul untuk pesan makanan di resto setempat, kembali ke hotel untuk istirahat sekitar pukul 23:00.





Pagi hari kita disambut oleh indahnya matahari terbit, kemerahan sekitar pukul 5 pagi selepas sholat subuh kami larut dalam lukisan alam yang sempurna. Kami manfaatkan moment tersebut untuk poto2, sampai pukul 7:00 pagi, kemudian lanjut untuk explore tujuan utama kami datang ke Medan, yaitu Air Terjun Dwi Warna di sekitar Sibolangit. Perjalanan cukup jauh sekitaran 5 jam lebih untuk  sampai ke lokasi, berhubung hari jumat, kami rencana singgah di masjid sekitar lokasi, alhamdulillah sempat juga menemukan masjid untuk sholat jumat, meskipun khotib sudah naik mimbar, daripada tidak jumatan sama sekali (sulit sekali mencari masjid di sekitar lokasi). perjalanan dilanjutkan sekitar pukul 1:30 siang ke lokasi Sibolangit, dan baru sampai di tujuan sekitar pukul 14:20, kita melapor ke ranger (pemandu) setempat apakah diizinkan untuk pendakian, yang infonya bisa ditempuh dalam waktu 2 jam (jalan cepat). 



Alhamdulillah kami diizinkan kelokasi Dwi Warna Waterfall, dan hanya di tempuh dalam waktu 1 jam 40 menit berangkat, dan 1 jam 10 menit waktu pulang. Perjalanan yang meletihkan terbayar dengan indahnya lukisan alam, keagungan Allah SWT. Aor disana berwarna biru langit dan ada juga yang berwarna putih, subhanallah, sekali lagi bisa merasakan sholat di tempat yang indah (di bebatuan) dekat air terjun. Kami explorasi sekitaran air terjun selama 1 jam kurang, dan kembali ke posko alhamdulillah sebelum adzan magrib. Kami mandi dan bersih2 di tempat yang disediakan, ada juga yang menyantap pop mie sekedar ganjal perut, dan ngemil makanan yang dibawa dari hotel.

 
Selepas mandi dan sholat magrib di posko ranger, kami melanjutkan perjalanan pulang ke tebing tinggi untuk istirahat, alhamdulillah kami menemukan yang kami cari "DURIAN". akhirnya kami mampir di sekitaran Sibolangit untuk pesta durian yang hitungannya murah 150 ribu sampe muak untuk porsi berdelapan orang. Selepas pesta durian kami mampir dulu untuk makan makanan khas medan, ada mie india dan kerang tak lupa juga jus terong belanda, sampai di tempat makan sekitar pukul 22:00 setelahnya kita pulang untuk istirahat tempat tety di tebing tinggi. Lelah tapi terbayar dengan semuanya, :)




Hari sabtu pagi kami membantu restoran Tety yang kebetulan ada order besar untuk wisuda 700 orang lebih, catering. Sampai sekitar pukul 10:00 kami selesai melakukan tugas negara, haha, ada yang membungkus kuah sayur, bagian packing, bagian menata isi box dan lain sebagaianya. lanjut untuk sarapan siang bersama keluarga tety, di ruang makan tentunya dengan masakan yang lezat dan berfariatif. Sambil menunggu waktu dhuhur, kami kumpul di ruang kamar tamu, sambil ngobrol dan istirahat (sisa letih pendakian air terjun dwi warna) masih terasa. Agak siang kami lanjut makan Mieso sejenis sop kalau di jawa, enak untuk ukuran kuahnya. Letaknya tak jauh dari rumah tety, lanjut setelahnya merampok tebu dan kelapa muda belakang rumah untuk dijadikan es kopyor. Hahha, sekali lagi engkong alwin beraksi, naluri bolang masih membekas. Mulai dari tebas tebu, kupas kelapa dan lain sebagainya mahir dia jalani. Selepas ashar sambil minum kopyor tadi istirahat di rumah tety, menunggu ashar dan mobil untuk explore kota medan.




Kami berangkat sekitar pukul 4:00 sore, perjalanan memakan waktu lebih dari 2 jam plus macet, kami mampir dulu di masjid untuk sholat magrib kemudian dilanjutkan untuk poto2 plus sholat isya di masjid raya medan. kami disana terkesan denga ornamen mesjid yang eksotis dari luar, dan pagar pelataran masjid. Namun setelah masuk ke masjid ternyata tidak seluas yang dibayangkan. Namun overall, semuanya eksotis, yang bisa dilihat dari hasil jepretan foto berikut. Sodara tety mbak Wana datang ke masjid untuk bertemu, ada yang unik disini, rupanya ekong alwin penasaran dengan si kerudung, hahaha, lanjut foto2 sekitaran masjid, dan tak lupa foto Bentor "Ojek beca motor" khas Medan, spot ini tak luput dari aksi geje kami. Setelah puas poto2, kami lanjut perjalanan ke werdeka Walk, atau bunga pajak, daerah kota medan. Namun sayang kami tak dapet tempat, penuh sesak mirip ciwalk di bandung, pastinya karena pas malam minggu. Kami cari tempat makan agak memutar ke belakang, dengan menu sederhana nasi goreng dan kwitiaw, dan aneka jus dan teh manis. Kami pulang dan sampai di tebing tinggi, sekitar pukul 23:00 WIB. Hampir selesai juga, perjalanan explore  medan. Kami istirahat dengan pulas karena besoknya minggu pukul 08:20 pagi kami harus terbang kembali ke Bandung.







Alhamdulillah sampai juga di bandung sekitar pukul 11:00 siang, lanjut ke stasiun KA untuk keberangkatan Jakarta pukul 12:00. Dengan izin allah, tiket masih tersedia, jadi tak perlu lama untuk ke jakarta, kebetulan saat itu sodara bang aul ngantar suaminya ke bali dari bandara Husein. Kami numpang mobil beliau, sampai di stasiun KA ontime. Sampai di jakarta sekitar pukul 3 siang, lanjut makan di sekitar Gambir. Dan kembali kerumah masing-masing. Sedangkan kami lanjut main PES di kosan Hafiz, bareng alwin, firman dan saya sendiri. Kebetulah juaranya Saya, hehehe dan juru kunci nya Alwin engkong.



Heppy great unforgotable moment for this years, Thanks Tety's Family and all. Insyallah touring selanjutnya, UMROH.

3 komentar:

  1. Next ... Karimun Jawa, Insyallah, :)

    BalasHapus
  2. cara menuju air terjun 2 warna gimana ya? saya berencana mau kesana jg

    BalasHapus
  3. Enak nya bawa mobil pribadi gan, jalurnya di sibolangit sumut,
    kalo pake jalur angkutan umum alurnya : angkutan umum Sinabung jurusan Medan - Berastagi, turun di Sibolangit (Bumi Perkemahan Pramuka). Biaya yang dibutuhkan dari Medan ke Sibolangit sekitar Rp 10.000 per orang. abis itu jalan kaki deh, nanti dipandu ranger : penjaga dan guide jalur nya, sekitar 200rb an bayarnya ...selamat liburan :D

    BalasHapus